Turut Kembangkan Ekonomi Software Lokal, Microsoft Luncurkan Microsoft BizSpark

Jakarta -- Setelah sukses meluncurkan program National Innovation Day I di bulan Desember 2007, kali ini Microsoft kembali menyelenggarakan National Innovation Day II, pada tanggal 3 Desember 2008 lalu. Disela-sela acara yang dihadiri oleh ratusan Independent Software Vendor (ISV) atau Rumah Produksi Software ini, Microsoft juga meluncurkan program Microsoft BizSpark, program pembinaan bagi para ISV baru agar mereka dapat memulai bisnisnya dengan mudah.



Sebelumnya, pada tanggal 18 November 2008 lalu Microsoft juga telah meluncurkan program iMULAI 2.0. "Berbeda dengan program kompetisi iMULAI yang memperlombakan inovasi-inovasi menarik kewirausahan dan membimbingnya hingga menjadi perusahaan yang bisa berdiri sendiri, sementara BizzSpark merupakan program dukungan bagi perusahaan/perorangan yang baru memulai usahanya dibidang software." jelas Toni Seno Hartono, selaku National Technology Officer PT Microsoft Indonesia.

Melalui BizSpark, tidak hanya software gratis seperti Microsoft Visual Studio Team System Team Suite (VSTS), Expression Studio, VSTS Team Foundation Server, dan produk server lain senilai US $10,000 per orang, tetapi Microsoft juga memberikan banyak kemudahan dan dukungan teknis penuh berupa komunitas global seluruh dunia yang berkomitmen untuk saling membantu pemula menggapai kesuksesan, dari inkubator, penanam modal, penasihat, pemerintah, agen, dan pihak yang menduklung inovasi piranti lunak dan kewirausahaan. Selain itu, Microsoft juga akan membantu mendapatkan peluang bermitra dengan relasi Microsoft di seluruh dunia.



"Para ISV startup di industri Teknologi Informasi adalah pemimpin masa datang. Melalui berbagai cara, kami berupaya untuk dapat menyediakan tools, teknologi, dan sumber daya pasar bagi para pelajar, pengusaha di Indonesia guena membantu mereka dalam menciptakan ide-ide segar, endirikan perusahaan baru dan berinovasi untuk menciptakan piranti lunak yang bermanfaat bagi kehidupan." ungkap Tony Chen, Presiden Direktur PT Microsoft Indonesia. Dengan peluncuran BizSpark, diharapkan akan tumbuh 250 lapangan pekerjaan baru, baik di sektor industri, pemerintahan, edukasi, kesehatan, pertahanan, dan berbagai sektor lainnya.

Syarat bagi perusahaan yang mengikuti program bimbingan Microsoft yang akan berjalan selama tiga tahun ini adalah perusahaan baru yang pendapatannya dibawah dari US$ 500/tahun dan memiliki karyawan minimal 25-50 orang. Diakhir tahun ketiga, perusahaan tersebut hanya cukup membayar US$ 100.

Perayaan National Innovation Day kedua ini dihadiri pula salah satu bina ISV, Lundy Hasyim dari PT. Intidata Anugrah Pratama. Menurutnya, dengan mengikuti BizSpark, perusahaannya telah berhasil melakukan penghematan biaya development software sebesar 70%.

Source: Liputan Microsoft

Comments :

2 komentar to “Turut Kembangkan Ekonomi Software Lokal, Microsoft Luncurkan Microsoft BizSpark”
My Journey mengatakan...
on 

wah... program apa lagi yak? duh gaptek banget hehehe..

Rantaro mengatakan...
on 

kayak nya software buat di perusahaan
tapi di indo mah biasanya di bajak mau software apapun hehehe

Posting Komentar