
Seringkali kita menemui salah satu file tak dikenal dalam komputer kita. Saat kita mencoba membukanya, jendela baru akan muncul untuk menginformasikan kepada kita bahwa tidak ada satu pun program di komputer kita yang bisa digunakan untuk membuka file tersebut. Lalu bagaimana kita bisa mengetahui program apakah yang bisa membuka file tersebut?
Untuk membuka file semacam itu, kita harus menggunakan OpenWith.org. Aplikasi ini secara otomatis akan mengintegrasikan dirinya ke dalam context menu kemudian akan memberikan beberapa alternatif program yang bisa kita gunakan untuk membuka file tak dikenal tersebut. Agar lebih jelas, saya akan menjelaskan secara singkat cara penggunaan OpenWith.org di bawah ini:
1. Download dan install OpenWith.org
2. Click kanan salah satu file tak dikenal yang ingin dibuka kemudian click OpenWith.org - How do I Open This?
3. Kemudian akan ditampilkan beberapa program yang bisa digunakan untuk membuka file tersebut. Misalnya file yang akan dibuka adalah file PPS maka akan terlihat seperti di bawah ini.
4. Click Download pada salah satu program yang ditunjukkan.
5. Install dan gunakan program yang baru saja di-download untuk membukanya.
Sebelumnya perlu diingat bahwa aplikasi ini membutuhkan Microsoft .NET Framework 2.0 untuk dapat berjalan.
Read More...
Cara Membuka File Tak Dikenal
Beberapa Tips Mengenai Windows 7 RC1

Windows 7 sudah dapat di-download secara gratis melalui website resmi Microsoft. Tersedianya link yang disediakan oleh Microsoft ini lebih awal dari pada biasanya. Namun, sebelum download OS terbaru dari Microsoft ini ada baiknya Anda mengetahui beberapa hal, yaitu:
Tidak usah terburu-buru.
Windows 7 RC ini akan tetap dapat di-download hingga bulan Juli 2009. Microsoft juga sudah menyediakan product keys dengan jumlah tidak terbatas. Dengan dibukanya link download gratis ini, orang berlomba-lomba untuk menjadi yang pertama untuk mencoba OS yang akan segera memasuki masa final ini. Oleh karena itu, dapat dipastikan bahwa server sebesar Microsoft sekalipun akan kewalahan. Diperlukan kesabaran untuk menemukan waktu yang tepat untuk Anda dalam mencari waktu yang tepat untuk download OS ini.
Perhatikan kalender Anda.
Setelah Anda download dan install OS ini, Anda dapat mencoba OS ini hingga 1 Juni 2010. Microsoft juga mengumumkan kalau sejak tanggal 1 Maret 2010 nanti, komputer yang telah terinstall Windows 7 akan shutdown secara otomatis setiap 2 jam. Untuk menghindari hal tersebut, Anda diharuskan untuk install versi non-expired sebelum tanggal 1 Maret 2010.
Backup selalu data Anda.
Anda tidak akan pernah tahu bug apa yang masih tetap ada pada OS ini. Oleh karena itu, ada baiknya Anda selalu berjaga-jaga dengan cara selalu backup data.
Instalasi.
Bagi Anda yang telah meng-install Vista, Anda dapat langsung menginstall Windows 7 tanpa harus melakukan back up pada PC (namun tetap dianjurkan untuk melakukan back up data untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan). Bagi Anda pengguna Windows XP dan Windos 7 Beta, Anda perlu melakukan back up data Anda, kemudian melakukan instalasi RC, dan kemudian reinstall semua program dan restore data yang ada.
Bagi Anda yang tertarik untuk download OS ini, Anda dapat mengunjungi website http://www.microsoft.com/windows/windows-7/download.aspx Selamat Mencoba!
Read More...
Karakteristik dan Tips Menjaga Agar Flashdisk Lebih Awet

Tidak dipungkiri bahwa flashdisk saat ini menjadi media yang paling sering digunakan menyimpan data yang mudah di bawa kemana-mana. Tetapi sedikit yang memperhatikan masalah pnggunaan flashdisk ini.
Mungkin karena kapasitasnya ber-Giga-giga, maka semua data dimasukkan, dan setiap saat dipasang di komputer ibarat hardisk mini. Bahkan ada yang isinya tidak hanya ratusan data, tetapi ribuan data.
Sedikit orang yang tahu bahwa flashdisk mempunyai umur, ibarat lampu TL yang mempunyai umur (misalnya tahan sampai 5000 jam). Begitu pula Flashdisk. Tapi apa ukuran umur flashdisk? Bagaimana menggunakan flashdisk agar lebih awet / tahan lama? hal-hal penting apa yang perlu diketahui tentang flashdisk?
Beberapa hal yang menjadi Karakteristik Flashdisk
Beberapa hal yang mungkin perlu diketahui tentang flashdisk (murni USB Flash disk, bukan MP3/MP4) :
* USB Flash Disk hanya bisa aktif jika ada arus listrik yang bisa diperoleh melalui port USB.
* Beberapa Flash Disk memerlukan arus atau daya listrik yang lebih besar dibanding lainnya, sehingga kadang harus ditancapkan langsung di port motherboard ( tanpa kabel sambungan dan bukan port di depan) agar bisa terdeteksi.
* Flash Disk tidak bisa terbaca jika kabel yang digunakan terlalu panjang, karena biasanya arusnya kurang kuat.
* Flash Disk memiliki umur/masa pakai, misalnya 100.000 baca/tulis atau ketahanan sampai 10 tahun.
* Kecepatan akses membaca lebih cepat daripada menulis di flashdisk. Misalnya membaca 16 MB/s sedangkan menulis 4 MB/s (satu dan lainnya berbeda-beda)
* File sistem yang biasa digunakan adalah FAT atau FAT32, karena bisa diakses hampir dimanapun yang mensupport USB port. Meski bisa diformat sesuai dengan tipe sistem operasi, seperti NTFS.
* Defragment file di flashdisk tidak diperlukan dan tidak berpengaruh ke kecepatan akses, karena flashdisk menggunakan Memory tipe Random Akses.
Bagaimana mengamankan data didalamnya?
Satu-satunya jalan sepertinya dengan meng-enkripsi data yang ada di flash disk. Meskipun saat ini ketika membeli flash disk disertakan software yang bisa mengunci (lock), tetapi tetap bisa dibuka dikomputer yang tidak ada software tersebut. USB Flash disk kemungkinan tidak rusak meski terkena air atau bahkan terendam, asal sebelum dipakai dikeringkan terlebih dahulu.
Tips Menggunakan Flashdisk agar lebih awet
* Jangan menyimpan file-file yang sangat banyak kedalam flashdisk, jika memungkinkan lebih baik di zip. Karena semakin banyak menyimpan file maka proses menulis flashdisk juga akan lebih banyak, sehingga umurnya juga cepat berkurang.
* Jika tidak begitu penting, hindari mengedit langsung dari flashdisk. Alternatifnya copy data di komputer, kemudian di edit dan setelah selesai baru kembali di copy ke Flashdisk.
* Jika tidak dipakai/digunakan, lepas Flashdisk dari komputer.
* Usahakan selalu melepas Flashdisk dari komputer melalui “Safety Remove Hardware” dan hindari langsung melepas ketika sedah dalam proses membaca/menulis, karena bisa saja rusak akibat arus listrik.
Flashdisk satu dengan lainnya mempunyai umur dan kecepatan yang berbeda-beda. Satu lagi tips ketika membeli flashdisk, jangan hanya melihat harganya, tetapi juga garansinya, jika lebih mahal sedikit tetapi garansi lebih lama, maka pilih yang garansinya lebih lama. Semoga bermanfaat.
sorry buat teman2 blogger semua klo misalnya saya gak bisa blogwalking di blog2 sobat sekalian. soal ny saya udah mau uts nih senin nanti. jadi bakalan vakum dulu untuk 1 minggu hehe.
Read More...
Menghilangkan Tanda Panah Shortcut
Ikon yang ditandai dengan anak panah di sudut kiri bawah di dalam desktop menunjukan ikon tersebut adalah sebuah shortcut. jika suatu ikon tidak memiliki tanda panah tersebut, berarti ikon tersebut mewakili suatu folder atau file. berikut contoh ikon dengan tanda panah.
anda dapat menghilangkan tanda panah shortcut tersebut sehingga seolah-olah suatu ikon shortcut nampak seperti ikon suatu folder atau file.
untuk lebih jelasnya, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masukanlah pada alamat kunci berikut:
HKEY_CLASSES_ROOT\piffile
3. Pada subkey piffile, carilah data yang bernama "IsShortcut".
4. Ubalah nama data IsShortcut dengan nama lain, misalnya tambahkan huruf "Z" tepat di depannya sehingga menjadi "ZIsShortcut".
5. Masukanlah pada alamat kunci berikut:
HKEY_CLASSES_ROOT\Inkfile
6. Pada subkey Inkfile, carilah data yang bernama "IsShortcut".
7. Ubalah nama data tersebut dengan nama yang lain, misalnya dengan menambah huruf "Z" tepat di depannya. sehingga menjadi "ZIsShortcut".
8. Untuk melihat hasil perubahannya, lakukan Refresh.
9. Jika belum berhasil, Log Off atau Restart komputer terlebih dahulu.
Read More...
Mempercepat Proses Shutdown Pada Vista

Jika anda menginginkan proses shutdown pada Windows Vista berjalan cepat, anda dapat melakukan pengaturan-pengaturan sebagai berikut.
untuk lebih jelasnya, ikuti langkah-langkah ini:
1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masukanlah pada alamat kunci berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control
3. Pada subkey Control, carilah data String Value bernama "WaitToKillServiceTimeout".
4. Klik dua kali pada data WaitToKillServiceTimeout, kemudian ubalah nilai "20000" menjadi lebih kecil, misalnya "5000" (semakin kecil nilainya, semakin cepat pula proses Shutdown).
5. Dari beberapa langkah di atas, bentuk pengaturan lengkapnya dapat dilihat pada gambar berikut
6. Untuk melihat hasil perubahannya, silahkan matikan komputer anda.
Read More...
Task Manager Darurat Mengatasi Komputer Hang

Pernahkah mengalami kejadian tiba-tiba komputer hang, tidak ada respond dan kita hanya bisa menggerakkan mouse tanpa bisa menjalankan aplikasi lain ? Bahkan kadang jurus pamungkas “Task Manager” ( Ctrl+Alt+Del ) pun tidak berdaya menghadapi kondisi semacam ini. Sehingga mungkin ujung-ujungnya kita hanya menekan tombol Reset.
Meskipun tombol reset bisa mengatasi, tetapi kadang bisa beresiko kehilangan data, ada fie yang rusak dan sebagainya. Alternatifnya, kita bisa mencoba menggunakan software gratis AntiFreeze.
AntiFreeze mungkin memberikan alternatif terakhir untuk mengatasi kejadian seperti diatas. Kejadian seperti itu bisa disebabkan oleh penggunaan CPU yang berlebihan (hampir 100%) atau penggunaan Memory yang terlalu besar, sehingga kita sama sekali tidak bisa membuka, berpindah atau menutup aplikasi apapun.
Setelah software ini di install, maka untuk mengaktifkan, kita tinggal menggunakan kombinasi tombol keyboard Ctrl+Alt+Win+Home ( Memang kombinasi yang cukup banyak, sampai 4 tombol). Setelah itu AntiFreeze akan tampil fullscreen (satu layar penuh) dan hampir semua aplikasi lainnya akan di hentikan sementara (sleep) untuk menurunkan penggunaan CPU/Memory.
Ketika AntiFreeze tampil, kita tinggal mematikan process (End Process) aplikasi yang menggunakan CPU sangat besar ( indikasinya terlihat di kolom CPU Time) atau bisa juga penggunaan memory yang berlebihan (Mem Usage). Karena tampilannya menunya mirip Task Manager, seharusnya kita tidak akan kesulitan menggunakan software ini.
Keadaan-keadaan dimana AntiFreeze bisa digunakan, yaitu :
* Ada satu atau lebih aplikasi yang berjalan sangat intensif, menggunakan hampir seluruh proses CPU, sehingga sistem tidak responsif.
* ADa satu atau lebih aplikasi yang menggunakan Memory sangat besar (berlebihan) termasuk swaping file, sehingga membebani sistem.
* Ada Aplikasi yang dijalankan dengan prioritas sangat tinggi, sehingga menggunakan semua proses CPU (processor)
* Banyak program yang berjalan bersama-sama dan masing-masing ingin mendapatkan “perhatian/jatah” dari Processor.
Meskipun Demikian, terkadang AntiFreeze tidak berhasil atau tidak berjalan untuk kondisi-kondisi tertentu. Misalnya Komputer hang karena masalah hardware, seperti Memory(RAM) yang rusak, bad sector pada Hardisk dan sejenisnya (dan biasanya ditandai dengan Mouse Cursor yang tidak aktif /tidak bisa digerakkann ). Selain itu AntiFreeze juga mungkin tidak akan berhasil jika Aplikasi mempunyai prioritas yang lebih tinggi dari AntiFreeze.
Read More...
Mengatasi Komputer yang Lambat Saat Start Up

Mungkin anda pernah mengalami masalah kinerja komputer yang satu ini. ketika anda menekan tombol on untuk menghidupkan komputer anda, proses booting komputer ternyata berjalan lambat sehingga membutuhkan waktu lama untuk bisa dioperasikan. secara normal, proses booting komputer hanya membutuhkan waktu 60 detik. apabila proses booting komputer anda membutuhkan waktu 5 menit lebih, tentulah ada masalah yang harus mendapat perhatian anda secara serius
pada prinsipnya, kinerja komputer yang lambar saat start up bisa disebabkan oleh banyak hal, di antaranya dalah hardware telah usang atau tua, serangan virus dan spyware, debu yang menghambat perputaran kipas, hard disk yang sering mengalami failure, bios yang belum di setting dan sebagainya.
untuk mengatasi masalah lambatnya kinerja komputer saat start up ini dapat dilakukan antara lain dengan cara sebagai berikut:
Pengaturan BIOS
Bios yang belum di setting bisa mengakibatkan proses booting menjadi lambat. oleh sebab itu, untuk mempercepat proses booting, anda perlu mengatur setting bios. dalam pengaturan bios ini terdapat beberapa hal yang perlu anda perhatikan yaitu:
* Akses boot yang langsung ke hard disk.
* Gunakan fast post.
* Non aktifkan IDE drive yang tidak digunakan.
* Atur speed latency RAM.
* Non aktifkan IQ/IRQ dari perangkat onboard yang tidak digunakan.
Menonaktifkan Program yang Dijalankan Secara Otomatis Saat Start Up
Caranya adalah sebagai berikut:
1. Klik menu Start > Run.
2. Pada kotak dialog Run yang muncul ketikkan "msconfig".
3. Pada kotak dialog System Configuration Utility aktifkan Tab Startup.
4. Nonaktifkan kotak cek program-program yang tidak ingin dijalankan secara otomatis saat start up.
5. Jika sudah, tekan tombol Apply, lalu tekan tombol OK.
Read More...
Tips Membeli Laptop

Sekarang, seiring kemajuan teknologi, Laptop sudah bukan merupakan barang mewah lagi. Sama halnya seperti handphone, saat ini Laptop sudah menjadi kebutuhan pokok. Baik bagi pelajar, mahasiswa, ataupun kaum eksekutif.
Berbagai jenis Laptop pun bermunculan dari mulai yang murah dengan spesifikasi pas-pasan, sampai yang harganya mahal dengan spesifikasi yang high end. Nah buat anda yang punya rencana ingin membeli laptop, dan bingung menentukan pilihan, ada baiknya baca dulu tips berikut ini :
Processor. Processor akan menentukan kecepatan pemrosesan sistem computer ketika mengeksekusi suatu program. Saran terbaik mungkin ambil processor dual cor, Intel Core 2 Duo atau AMD X2, tergantung dengan kocek Anda juga.
Operating System. Vista Vs XP. System operasi sangat penting buat mendukung aktivitas anda, karena itu sesuaikan system operasi dengan kemampuan yang anda miliki. Bila anda terbiasa memakai OS Windows XP tentu lebih bijak jika anda memilih Laptop dengan Built in Windows XP. Selain akan lebih mudah mengoperasikannya, anda pun tidak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi dengan Laptop yang baru saja anda beli. Selain itu anda akan lebih mudah menemukan Laptop dengan Built in Windows XP dibandingkan Vista. Perlu diperhatikan juga compabilitas hardware maupun software, dimana Vista masih sering menemui masalah (tidak kompetibel) dengan dengan add-on hardware maupun softaware.
Memori (RAM). Perangkat ini akan menyimpan data sementara dari program yang sedang berjalan. Semakin besar kapasitas penyimpanan RAM maka semakin banyak program yang bisa dijalankan secara bersamaan. RAM yang besar juga diperlukan untuk menjalankan program program berat seperti pengolah grafis dan video. Untuk sekarang ini, RAM yang cukup handal biasanya memiliki kapasitas di atas 1GB. Sesuaikan kapasitas RAM dengan kebutuhan, merk atau spesifikasi yang dijanjikan.
Harddisk (HDD). Perangkat ini akan menyimpan data atau file musik, video, gambar, dokumen, pekerjaan kantor, dan sebagainya, dan biasanya dalam waktu yang lama. Semakin luang kapasitas HDD maka akan semakin banyak file yang dapat disimpan. Namun, sesungguhnya performa laptop tidak akan terlalu terpengaruh oleh besarnya kapasitas harddisk.
Garansi. Hal ini penting untuk mengecek lama berlaku garansi, dan tanyakan apakah garansi resmi atau garansi toko.
LCD (layar). Hal ini sangat berlaku untuk barang bekas. Cek apakah ada dot yang mengganggu tampilan di layar. Jika masih baru biasanya tampilan layar yang putih akan terlihat putih sekali, sedangkan yang agak lama menjadi putih kekuningan.
Batery life. tak diragukan lagi pilihlah Laptop dengan kemampuan batery yang lama. Jangan sampai baru dipakai 1 jam, harus dicharges.
Cari tahu bagaimana layanan purna jual. Selain itu, jangan hanya memandang merk, kemudahan ketersediaan spare part, terutama untuk merk baru, dan cari informasi sebanyak-banyaknya tentang produk laptop yang ingin Anda beli, jika merk masih terbilang baru
Jangan membeli laptop yang sedang di display di toko. Walau ini terlihat tidak penting, namun Anda tidak bisa mengabaikannya. Anda tidak tahu sudah berapa kali laptop yang dipamerkan tersebut dinyalakan dan diutak-atik orang. Jika Anda memang menginginkan laptop tersebut, namun hanya laptop itu satu satunya yang ada di toko itu, maka Anda bisa mencarinya di toko lain.
Ada berbagai macam pertimbangan untuk memilih sebuah Laptop, ketika anda berencana membeli sebuah Laptop, pikirkanlah baik-baik bagaimana dan untuk apa anda memakai Laptop. Dengan begitu anda bisa lebih focus terhadap satu atau dua pilihan saja yang terbaik buat anda.
Read More...
Meningkatkan Kecepatan Mozila Firefox

Keunggulan browser Firefox selain disinyalir sebagai browser tercepat, teraman, tercerdas dan terbaik dari seluruh browser yang ada, Firefox pun memiliki dukungan pihak ketiga yang disebut add-ons, seperti halnya wordpress sebagai cms terbaik yang memiliki pendukung (developer) banyak dengan berbagai plugin yang bisa digunakan untuk memaksimalkan kemampuan blog Anda, begitu dengan dengan browser Firefox banyak pilihan plugin yang sebagiannya pernah saya gunakan.
Firefox memang browser tercepat tapi tahukah Anda jika Firefox bisa di optimalkan lagi? Bisa dipercepat lagi? Ya, Anda bisa menambah kecepatan browsing menggunakan Firefox dan bisa menambah lagi kecepatannya dengan sedikit trik. Bisa dibayangkan sudah cepat kemudian ditambah lagi kecepatannya? Pasti mantab kan? Saya sudah merasakannya! Sudahkan Anda?
Jika belum, berikut ini cara lebih mempercepat yang sudah cepat menjadi super cepat!
1. Buka Firefox.
2. Pada address bar ketik about:config dan klik enter. Jika keluar tombol I’ll be careful, I promise! klik saja.
3. Klik kanan di layar Firefox yang Anda lihat (dimana saja di bawah Preference Name) kemudian arahkan mouse pada new lalu integer.
4. Pada kotak dialog New integer value - Enter the preference name isi dengan nglayout.initialpaint.delay. lalu saat kotak dialog lain muncul isi nilainya (value) dengan 0 (nol).
5. Pada Filter Bar (Filter:) letaknya ada di bawah tab yg Anda buka ketik pipelining.
6. Klik dua kali (double klik) pada tulisan network.http.pipelining agar settingannya berubah menjadi true.
7. Lalu klik dua kali (double klik) pada network.http.pipelining.maxrequests setelah keluar kotak dialognya isi dengan nomor antara 10 hingga 30. Saya sendiri mengisi 30 untuk lebih maksimal.
8. Beres dan restart Firefox Anda.
Langkah di atas merupakan cara untuk memaksimalkan si cepat menjadi lebih cepat, cara mempercepat browsing menggunakan Firefox. Semoga bermanfaat
Read More...
Yahoo Messenger Secret

Yahoo Messenger (YM) merupakan salah satu messenger yang paling banyak digunakan orang. Ternyata YM memiliki beberapa rahasia tersembunyi...Apa saja??...Simak lebih lanjut.
Membuka 2 Yahoo Messenger di 1 komputer
1. Buka editor regedit dengan cara klik menu: Start > Run lalu ketikan regedit and then klik ok.
2. Cari key [HKEY_CURRENT_USER\Software\Yahoo\Pager\Test]
3. Setelah itu klik kanan mouse di key Test pilih New > DWORD Value
4. Kemudian hapus nama New Value #1 dan ketikan (ganti dengan) kata plural
5. Kemudian double klik maka akan muncul dialog Edit DWORD Value dan isikan nilai value data nya 00000020 lalu OK dan tutup editor regedit
Hidden Emoticon
Untuk melihat semua daftar emoticon tersembunyi YM, bisa di situs: http://messenger.yahoo.com/features/hiddenemoticons/
Webmessenger Yahoo
Tahukah netter bahwa tanpa perlu download YM, netter bisa mengaksesnya melalui web. Caranya, langsung ke situs ini: http://webmessenger.yahoo.com/
Read More...
Membersihkan File-File Sampah dengan Disk Cleanup
Faktor yang dapat memperlambat kinerja hard disk adalah file-file sampah yang biasanya dibuat oleh program yang anda gunakan ketika membuka dan mengedit file atau data software tersebut. file-file sampah tersebut antara lain cache files, temporary files, recent files yang biasanya tersimpan dalam folder tertentu di hard disk dan terkadang disembunyikan.
untuk membersihkannya, anda dapat menggunakan Disk Cleanup yang juga sudah terintegrasi dalam Windows, penggunaan Disk Cleanup adalah sebagai berikut:
1. Mulailah dengan mengklik tombol Start dan pilih All Programs > Accessories > System Tools > Disk Cleanup.
2. Kotak dialog yang muncuk pertama kali adalah Select Drive.
3. Klik kotak kombo Drives, lalu pilih drive hard disk yang ingin anda bersihkan. Sebagai contoh pililah (C:).
4. Klik tombol OK untuk melanjutkan.
5. Selanjutnya, sistem Disk Cleanup melakukan proses kalkulasi berdasarkan file-file sampah yang tersimpan dalam hard disk.
6. Setelah selesai, kotak dialog yang muncul selanjutnya akan tampak seperti pada gambar berikut.
7. Aktifkan smua kotak cek yang ada pada bagian Files to Delete, lalu klik tombol OK.
8. Setelah itu, kotak dialog pertanyaan akan muncul. Klik tombol Yes untuk melanjutkan.
9. Disk cleanup akan membersihkan drive tersebut dari file-file sampah.
Ulangi langkah-langkah di atas untuk volume drive lainnya. Lakukan pembersihan hard disk sekurang kurangnya sekali dalam seminggu. Semoga bermanfaat.
Read More...
Mengatasi Flash Disk yang Tidak Terdeteksi oleh Windows

Saat ini, penggunaan flash disk sebagai media penyimpanan sudah sangat populer di kalangan pengguna komputer. selain ringan dan mudah untuk di bawa ke mana-mana, tidak jarang flash disk dijadikan sebagai aksesoris dan trend mode di kalangan remaja.
Beberapa hal penting yang perlu anda perhatikan agar windows dapat mendeteksi keberadaan perangkat flash disk adalah memastikan bahwa USB diatur pada kondisi Enabled. hal lain yang perlu anda perhatikan adalah sebagai berikut:
Jika hal tersebut terjadi, anda dapat melakukan deteksi manual melalui Control Panel windows dengan mengaktifkan fasilitas Add Hardware. bila perlu, siapkan driver yang direkomendasikan oleh produsen flash disk yang anda gunakan.
apabila hal ini masih belum memberi solusi, sebaiknya anda mengganti perangkat flash disk tersebut dengan yang baru.
Read More...
Calculator Windows 7 di Windows Vista

Windows 7 (seven) sebagai Generasi penerus dari windows Vista masih belum dipasarkan oleh Microsoft. Berdasarkan informasi-informasi yang saya dapat, windows 7 akan dirilis tahun depan (2009) pada public. Namun jika ingin mencoba calculator yang terdapat pada Windows 7 bisa download di disitus ini. Ukurannya hanya 256 KB.
Saya sendiri sudah mencobanya dan membandingkan antara calculator yang terdapat pada Windows Vista Windows 7. Ada terdapat beberapa perbedaan feature dan tampilannya.
Calculator pada windows 7 jauh lebih baik daripada yang dimiliki oleh vista. Perhatikan gambar dibawah ini :
Ini adalah tampilan calculator yang terdapat pada Windows Vista :
Dan ini adalah Tampilan Calculator Windows 7 :
Terlihat jelas dari tampilannya bahwa windows 7 lebih baik. Untuk fungsi dan fitur-fiturnya juga banyak terdapat penambahan. Salah satunya pada calculator windows 7, kita dapat mengedit kembali hasil penghitungan kita. Lalu terdapat mode ; programmer, statistic.
Pada optionsnya juga terdapat ; Date Calculation, Template, Unit Conversion. Dan kita juga dapat menghitung dengan mudah perhitungan pengeluaran seperti gaji, dan menghitung pinjaman gaji.
Dan yang menariknya aplikasi ini tidak perlu kita install untuk dapat dijalankan. Saya sendiri masih mencobanya pada OS Windows Vista. Belum mencobanya di Windows XP. Jika anda berniat mencobanya pada OS Windows XP, jangan lupa reviewnya melalui comment.
Read More...
Percantik Tampilan Browser Firefox - Vista Style

Firefox saat ini masih menjadi Aplikasi Software browser terbaik. Walaupun Google sudah mengeluarkan Browser Chrome. Firefox dapat kita rubah tampilannya menjadi Vista Style dan makin indah dengan memanfaatkan Add on Glasser, Stylish dan dengan beberepa settingan tanpa mengganti theme dari firefox.
Dengan Add on Glasser kita dapat menjadikan toolbar FireFox transparan (Vista Style) dan dengan Add on Stylish serta menambahkan sedikit script maka Bookmarks Toolbar juga akan berubah. Sehingga Browser Firefox yang kita punya akan benar-benar berubah tampilannya menjadi lebih bagus.
Perhatikan screnshoot tampilan dari Mozilla Firefox yang belum dirubah apapun dibawah ini:
Dengan beberapa addons dan sedikit settingan maka Browser Firefox akan berubah seperti gambar dibwah ini
Download FF3 + Glasser Bookmark Toolbar background:
- Download dan instal Addons Glasser
- Download dan instal Addons Stylish
Petunjuk dan Tutorial FF3 + Glasser Bookmark Toolbar background:

Pada Description isikan nama-a: FF3Glasser dan pada kolom isian dibawahnya masukan source code yang bisa anda dapatkan di: Userstyles.org style 7993
Pada situs Userstyles.org anda juga bisa mendapatkan banyak script yang bisa merubah tampilan Browser Firefox. Dan source-source tersebut hanya bisa anda masukkan dan aktifkan melalui Add on Stylish
Source: d60pc.com
Read More...
Remove Advertising from Yahoo Messenger with Ad Destroy 4.2

Untuk para pengguna Yahoo Messenger (YM) yang keberatan dengan iklan yang terdapat pada aplikasi YM 8 atau YM 9 dapat menghilangkannya dengan software Ad YM Destroy 4.2. Ad YM Destroy 4.2 berfungsi pada Yahoo Messenger versi 8.1.0.421 sampai 9.0.0.2034. Selain dapat menghilangkan Iklan pada aplikasi YM, software ini juga dapat digunakan untuk Multi Login ID (Multi YM) . Jadi kita dapat membuka banyak aplikasi Yahoo Messenger pada satu PC.
Ad Destroy 4.2 is the most effective patch to remove advertising from yahoo messenger. This patch is the latest version of infamous Ad Destroy from Shadow Corp. To remove ads on Yahoo messenger chat client builds from 8.1.0.421 to 9.0.0.2034 Ad Destroy 4.2 also require .NET framework from microsoft
Fiture Lengkap Ad YM Destroy 4.2 :
* Bisa untuk ngilangin ad di YM! 8.1.0.421 -> 9.0.0.2034
* Bisa juga tuk ngilangin ad baik di Buddylist, webcam maupun di chatroom
* Ada Backupnya dari file aslinya jadi ga usah khawatir
* Polygamy/multi instance patch
* Menonaktifkan PTP/P2P
* Menonaktifkan Smileys dan Audible
* Version fix serta menonaktifkan buzz!/yupdater/wordfilter
* Berjalan secara portable (tanpa perlu instalasi)
* Support di Windows XP maupun Vista
Ad YM Destroy 4.2 Auto Generated README :
* If on Vista Please Make sure you run this application as Administrator
* Make sure it picks up your current installed Messenger Version
* If you get a patching error, reboot and try patch again!
* Use version fix if your version is wrong!
* Will remove the buddylist ad out of builds 8.1.0.421 -> 9.0.0.1912
* Will remove the chat and webcam ads out of all builds!
* Some options in more options are able to be toggled!
* 64 bit users please use program files x86 folder!
* NO! i wont custom make AdDestroy to fit your folder renaming!
* Any errors please report to Dermot26@gmail.com or use send report
Cara Penggunaan Ad YM Destroy 4.2 :
* Download dan ekstrak AdYMDestroy42-www.d60pc.com.rar
* Jalankan file aplikasi AdDestroy.exe
* Pilih pada menu “Patch”
*Jika ingin mendapatkan option yang lain, pilih pada menu “More Options”
*Centang yang ingin anda pilih, kemudian “Run” . Pada gambar diatas saya memilih salah satu untuk mengaktifkan Multi Login YM
Source: d60pc.com
Read More...
Membuat Control Panel Sendiri

Tentu menyenangkan jika Anda bisa membuat Control Panel sendiri yang berisi tools yang sering Anda gunakan. Meski opsi tersebut tidak dimasukkan ke dalam Windows Vista, ada cara untuk membuat Control Panel sendiri.
BUAT FOLDER
Untuk membuat “Control Panel” sendiri, pertama kita buat sebuah folder. Klik kanan tombol Start dan kemudian pilih Explore. Ketika folder Start Menu tampil, klik ganda folder Programs. Ketika folder Programs tampil, klik menu Organize pada toolbar Windows Explorer dan kemudian pilih New Folder. Selanjutnya, beri nama folder tersebut My Control Panel atau apa pun yang Anda suka.
GANTI ICON FOLDER
Sekarang, klik kanan folder My Control Panel, dan kemudian pilih Properties. Pilih tab Customize, dan kliktombol Change Icon pada panel Folder icons. Ketika kotakdialog Change Icon tampil, pilih icon untuk membedakan foldetersebut dari semua folder lainnya pada menu Start.
SERET FOLDER KE MENU START
Sekarang, seret folder My Control Panel dari folder Pro-grams dan arahkan ke tombol Start. Ketika menu Start terbuka, seret folder My Control Panel dan jatuhkan ke bagian paling atas menu Start. Sampai di sini, Anda bisa memasukkan tools ke “Control Panel”.
MASUKKAN TOOL (1)
Untuk memasukkan tools ke “Control Panel”, buka folder My Control Panel dari menu Start. Selanjutnya, buka Control Panel yang asli dan pilih Classic View. Sekarang, seret dan jatuhkan tools yang paling sering Anda gunakan dari Control Panel yang asli ke folder My Control Panel. Biasanya membuat shortcut dengan cara drag-and-drop sudah mencukupi. Namun seperti yang Anda ketahui, banyak tools yang terdapat di dalam tool lain. Sebagai contoh, untuk ke Display Settings, Anda harus membuka Personalization dulu.
MASUKKAN TOOL (2)
Untungnya beberapa shortcut command line tools lama masih eksis di Windows Vista dan Anda bisa meng-gunakannya. Tools Control Panel Windows Vista bisa ditemukan di folder Windows\System32 (dalam file CPL). Anda bisa menjalankannya dengan menggunakan format perintah: control tool.cpl di mana tool adalah tool Control Panel. Jika tool tersebut mempunyai beberapa tab, Anda bisa membuat shortcut langsung ke tab yang dituju dengan menggunakan format perintah: control tool.cpl,,# di mana # adalah nomor tab yang dituju. Beberapa shortcut command line bisa Anda lihat pada boks.
GANTI NAMA SHORTCUT
Ketika menyeret tools, Windows Vista akan membuat shortcut ke tools tersebut. Windows Vista akan menambahkan “- Shortcut” ke setiap nama tools. Tentu saja, Anda bisa menghapus tambahan tersebut dan mengganti nama sesuai yang diinginkan. Ketika sudah selesai, tutup folder My Control Panel dan Control Panel yang asli. Sekarang ketika Anda ingin menjalankan tools yang sering digunakan, cukup klik tombol Start dan pilih icon My Control Panel.
SHORTCUT COMMAND LINE CONTROL PANEL
* Kategori Personalization: tab Display Settings (desk.cpl), Desktop Icon Settings (control desk.cpl,,0), Screen Saver Set-tings (desk.cpl,,1), dan Appearance Settings (desk.cpl,,2).
* Ketegori System Properties: tab Computer Name (sysdm. cpl), Hardware (sysdm.cpl,,2), Advanced (sysdm.cpl,,3), System Protection (sysdm.cpl,,4), dan Remote (sysdm.cpl,,5)
* Kategori Internet Properties: tab General (inetcpl.cpl), Security (inetcpl.cpl,,1), Privacy (inetcpl.cpl,,2), Content (inetcpl. cpl,,3), Connections (inetcpl.cpl,,4), Programs (inetcpl.cpl,,5), dan Advanced (inetcpl.cpl,,6).
* Kategori Mouse Properties: tab Buttons (main.cpl), Pointers (main.cpl,,1), Pointer Options (main.cpl,,2), Wheel (main.cpl,,3), dan Hardware (main.cpl,,4).
* Kategori Regional and Language Options: tab Formats (intl.cpl), Location (intl.cpl,,1), Keyboards and Languages (intl. cpl,,2), dan Administrative (intl.cpl,,3).
* Kategori Sound: tab Playback (mmsys.cpl), Recording (mmsys.cpl,,1), dan Sounds (mmsys.cpl,,2).
Source: pcmedia.co.id
Read More...
6 Langkah Praktis & Mudah Mengembalikan File yang Hilang
Ok sebelum ny thanks buat sobat Red Dog buat award nya. nah ini dia gambar award nya.
-------------------------------------------------------------------------------------
Sangat disayangkan bila secara tidak sengaja, file-file penting terhapus oleh Anda.
Beberapa file penting sering terhapus secara tidak sengaja oleh Anda. Lebih parahnya lagi, dalam penghapusan tersebut, Anda melakukannya tanpa melalui Recycle Bin. Jelas, file tersebut akan terhapus secara permanen. Anda baru merasa menyesal saat menyadari bahwa file yang dihapus sebenarnya file yang masih digunakan.
Anda bisa memanfaatkannya software Recover My Files Data Recovery untuk mengembalikan file-file yang telah terhapus tersebut. Software ini mampu melakukan recovery untuk file-file yang ter-delete, baik dari media hard drive, floppy disks, kamera digital, drive USB, ZIP disk, CompactFlash card, Smart Media, atau Sony Memory Sticks. Jenis-jenis file yang dapat direcover juga bermacam-macam mulai dari format Word, Excel, PowerPoint, Outlook, Outlook Express, Hotmail, Yahoo, Netscape, IncrediMail, database, AutoCAD, Microsoft Money, QuickBooks, Microsoft SQL, MYOB, sampai dengan file MPEG, AVI dan Mp3. Software ini juga dapat mencari file yang telah terhapus dari hard disk yang telah diformat ulang. Sebagai pelengkap, software ini juga memiliki feature CD dan DVD burning.
Pada kesempatan kali ini, saya menunjukkan langkah-langkah tercepat untuk mengembalikan file yang hilang tersebut. Anda dapat mengikutinya dalam enam langkah saja.
1. Persiapan awal
Pertama-tama, buka tool ini dari menu “Start | All Programs | Recover My Files”. Sebuah wizard akan menyambut Anda untuk memulai proses pencarian. Apabila Anda tidak ingin menggunakannya, Anda bisa membuang checkmark pada "Show Wizard on start up". Kini pilih "Manual Set Option" untuk men-setting tool. Pada tab "File Types", Anda dapat menentukan jenis file yang dicari. Pada tab "Search", Anda dapat menentukan ukuran file yang hilang. Sementara pada tab "Advanced", di bagian “Search level”, gunakan pilihan "Sector Level Search" untuk pencarian yang lebih dalam, lalu klik “OK”. 
2. Filter file yang akan dicari
Dalam melakukan pencarian, Anda dapat membatasi pro-sesnya agar pencarian dapat berjalan cepat melalui feature “Filter”. Kliktombol "Filter" pada menu bar. Dalam jendela filter, Anda dapat mengklasifikasikan pencarian berdasarkan nama file, ukuran, tanggal file, dan kata kunci file. Anda tinggal memberikan checkmark pada pilihan yang ingin Anda gunakan. Contohnya, jika Anda ingin mencari berdasarkan nama file, Anda aktifkan pilihan “By Filename” lalu isilah nama file pada kotak yang berada di sampingnya. Selanjutnya, klik “OK”.
3. Menentukan lokasi pencarian
Langkah ketiga ini mengajak Anda untuk memulai proses pencarian. Pilih "Start Search" untuk kembali ke wizard. Selanjutnya, klik pada pilihan "Complete Search" untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Klik “Next” untuk menuju ke jendela berikutnya. Pada jendela yang muncul, Anda dapat menentukan pilihan lokasi pencarian dengan mengaktifkan salah satu drive atau folder. Sebaiknya cara ini Anda gunakan jika mengetahui letak folder file yang terhapus tersebut. Namun, jika tidak, sebaiknya Anda aktifkan saja semuanya.
4. Memulai proses pencarian
Untuk memulai proses pencarian, lanjutkan langkah ketiga tadi dengan mengklik tombol “Next”. Di sini, Anda dapat menambahkan format file yang akan dicari. Namun ingat, semakin banyak format file yang Anda pilih, semaikn lama pula jalannya proses pencarian. Apabila tidak ada perubahan yang Anda lakukan pada bagian ini, Anda dapat segera memulai proses pencarian file dengan mengklik “Start”. Setelah itu, Anda tinggal menunggu hasilnya. Selanjutnya, Anda dapat melihat hasilnya pada bagian “Search Result”.
5. Mengekspor list ke file
Setelah proses selesai, tool akan menampilkan hasilnya di hadapan Anda. Anda bisa melihat keterangan tentang file tersebut pada tab “Preview” dan “Event Log” di bagian bawah. Semua keterangan akan ditampilkan secara rinci, termasuk jenis recovery yang bisa dilakukan. Simpan file tersebut melalui "Save Files" pada menu bar. Setiap hasil pencarian, tool selalu membuat laporannya dan Anda dapat menyimpan laporan tersebut. Klik “File | Export list to CSV file” untuk mengekspor laporan dalam format “.CSV”. Untuk membuka format ini Anda dapat menggunakan Excel. 
6. Melakukan proses pembakaran
Apabila file yang di-recovery tergolong besar, tentu saja Anda membutuhkan media penyimpan yang memadai. Untuk kondisi seperti ini, lebih tepat jika Anda menggunakan media CD atau DVD sebagai tempat penyimpanannya. Anda dapat melakukannya melalui pilihan “Recover | Save to CD/DVD”. CD-RW ataupun DVD-RW ROM akan terdeteksi secara otomatis pada bagian “Select Device”. Selanjutnya, klik "Start Burn" untuk memulai proses pembakaran. Cepat lambatnya proses pembakaran bergantung pada kecepatan CD yang digunakan.
Source: Chip
Read More...
Merestart Komponen Windows Update
Bagi teman-teman yang mengalami gagal auto update di pc nya, saya punya 1 solusi jitu. caranya simpel aja sih![]()
mau tahu solusinya![]()
silahkan ikuti langkah-langkah di bawah ini![]()
1. Please Open your Microsoft Notepad
Copy these following command lines into the note pad and then please Save As WinReset.bat
:: This batch file is the main reset file used by Microsoft Support Services
:: For More Information on this file please read the Notes Section at the end
title Refresh Of Internet Related Software
Color FC
@ECHO OFF
CLS
echo.
echo Running this program MAY allow you to do the following:
echo.
echo.
echo 1. Perform a Windows \ Office \ Microsoft update without errors
echo.
echo 2. Pass Windows or Office Genuine Advantage (WGA \ OGA)
echo.
echo 3. Allow you to access secure sites (Eg. Banks or webmail)
echo.
echo 4. Remedy other issues with Internet Explorer and Outlook
echo.
echo 5. Remedy Windows Defender issues
echo.
echo.
echo.
PAUSE
cls
echo Phase 1 - Preparing The System
%systemdrive%\mts\reg\taskkill /f /im explorer.exe
del c:\mts\log.txt
net stop "Windows Update"
net stop "Background Intelligent Transfer Service"
net stop "Cryptographic Services"
net stop "Office Source Engine"
net stop WinDefend
cls
echo Phase 1 - Preparing The System
cd %windir%
attrib -h -s downlo~1
attrib -h -s softwa~1
attrib -h -s %systemroot%\System32\Catroot2
cls
echo Phase 1 - Preparing The System
ren "softwaredistribution" "softold"
ren "Downloaded program files" "downold"
cd system32
ren "Catroot2" "oldcatroot2"
cd\
ren wutemp wuold
md wutemp
CLS
echo Phase 2 - Refreshing Windows Internet components
regsvr32 actxprxy.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo acelpdec.ax: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo acelpdec.ax: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 atl.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo atl.ax: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo atl.ax: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 browseui.dll /I /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo browseui.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo browseui.dll.ax: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 comcat.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo comcat.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo comcat.dll.ax: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
cls
echo Phase 2 - Refreshing Windows Internet components
echo.
echo.
echo 10 Percent Of Refresh Complete
regsvr32 corpol.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo corpol.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo corpol.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 cryptdlg.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo cryptdlg.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo cryptdlg.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 cryptext.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo cryptext.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo cryptext.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 dispex.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo dispex.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo dispex.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 dssenh.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo dssenh.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo dssenh.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
cls
echo Phase 2 - Refreshing Windows Internet components
echo.
echo.
echo 20 Percent Of Refresh Complete
regsvr32 dxmasf.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo dxmasf.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo dxmasf.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 dxtrans.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo dxtrans.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo dxtrans.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 hhctrl.ocx /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo hhctrl.ocx: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo hhctrl.ocx: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 hlink.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo hlink.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo hlink.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 iepeers.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo iepeers.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo iepeers.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 iesetup.dll /i /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo iesetup.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo iesetup.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
cls
echo Phase 2 - Refreshing Windows Internet components
echo.
echo.
echo 30 Percent Of Refresh Complete
regsvr32 imgutil.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo imgutil.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo imgutil.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 inetcomm.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo inetcomm.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo inetcomm.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 inseng.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo inseng.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo inseng.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 jscript.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo jscript.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo jscript.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 licmgr10.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo licmgr10.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo licmgr10.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
cls
echo Phase 2 - Refreshing Windows Internet components
echo.
echo.
echo 40 Percent Of Refresh Complete
regsvr32 mobsync.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo mobsync.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo mobsync.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 msdxm.ocx /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo msdxm.ocx: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo msdxm.ocx: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 mshtml.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo mshtml.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo mshtml.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 mshtmled.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo mshtmled.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo mshtmled.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
cls
echo Phase 2 - Refreshing Windows Internet components
echo.
echo.
echo 50 Percent Of Refresh Complete
regsvr32 msident.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo msident.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo msident.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 msieftp.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo msieftp.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo msieftp.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 msoeacct.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo msoeacct.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo msoeacct.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 msrating.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo msrating.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo msrating.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 msscript.ocx /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo msscript.ocx: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo msscript.ocx: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 mssip32.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo mssip32.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo mssip32.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
cls
echo Phase 2 - Refreshing Windows Internet components
echo.
echo.
echo 60 Percent Of Refresh Complete
regsvr32 msxml3.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo msxml3.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo msxml3.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 msxml4.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo msxml4.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo msxml4.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 msxml6.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo msxml6.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo msxml6.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 occache.dll /I /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo occache.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo occache.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 ole32.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo ole32.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo ole32.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 Oleaut32.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo Oleaut32.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo Oleaut32.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 pngfilt.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo pngfilt.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo pngfilt.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
cls
echo Phase 2 - Refreshing Windows Internet components
echo.
echo.
echo 70 Percent Of Refresh Complete
regsvr32 qmgr.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo qmgr.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo qmgr.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 rsaenh.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo rsaenh.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo rsaenh.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 scrobj.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo scrobj.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo scrobj.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 scrrun.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo scrrun.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo scrrun.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 sendmail.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo sendmail.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo sendmail.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
cls
echo Phase 2 - Refreshing Windows Internet components
echo.
echo.
echo 80 Percent Of Refresh Complete
regsvr32 shdocvw.dll /I /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo shdocvw.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo shdocvw.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 Shell32.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo Shell32.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo Shell32.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 softpub.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo softpub.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo softpub.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 tdc.ocx /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo tdc.ocx: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo tdc.ocx: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 urlmon.dll /I /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo urlmon.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo urlmon.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 vbscript.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo vbscript.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo vbscript.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
cls
echo Phase 2 - Refreshing Windows Internet components
echo.
echo.
echo 90 Percent Of Refresh Complete
cd c:\windows\system32
regsvr32 webcheck.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo webcheck.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo webcheck.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 wintrust.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo wintrust.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo wintrust.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 wshext.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo wshext.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo wshext.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
regsvr32 wshom.ocx /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo wshom.ocx: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo wshom.ocx: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
cd %systemroot%\system32
ren WUAPI.DLL wuapi.old
ren wuaueng.dll wuaueng.old
ren wups.dll wups.old
ren wups2.dll wups2.old
regsvr32 wuwebv.dll /s
if %ERRORLEVEL% GEQ 1 (echo wuwebv.dll: failed to register >> c:\mts\log.txt) else echo wuwebv.dll: Registered Successfully >> c:\mts\log.txt
cd %temp%
cd..
ren %temp% tempold
md temp
cd\
ren wutemp wuold
md wutemp
color 0E
CLS
echo Phase 3 - Rebuild Of Windows Updates
echo.
echo During this phase you will need to enter the CORRECT date and time
echo If the date and time are presented are correct just press ENTER
echo.
regedit /e c:\mts\Backup\1.reg HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\WindowsUpdate
regedit /e c:\mts\Backup\2.reg HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\WindowsUpdate\AU
reg delete HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\WindowsUpdate /va /f
reg delete HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\WindowsUpdate\AU /va /f
echo Phase 4 - Set Date And Time
echo.
echo During this phase you will need to enter the CORRECT date and time
echo If the date and time are presented are correct just press ENTER
echo.
date
time
CLS
echo Phase 5 - Clean Up Proccess
echo.
echo Now starting services so you can do a windows update
pause
%SystemRoot%\system32\sc.exe config Wuauserv start= auto
net start "automatic updates"
%SystemRoot%\system32\sc.exe config Bits start= auto
net start "Background Intelligent Transfer Service"
%SystemRoot%\system32\sc.exe config CryptSvc start= auto
net start "Cryptographic Services"
net start "Office Source Engine"
%SystemRoot%\system32\sc.exe config WinDefend start= auto
net start WinDefend
start explorer.exe
color 0A
CLS
echo.
ECHO Reset complete
echo.
echo.
echo If this window does not go away LEFT click on it and then press the space bar
echo.
echo.
pause
start %systemroot%\system32\drivers\etc
:: This batch file does not differentiate between Microsoft Updates and Windows Updates.
:: As a result, some of the Microsoft Update DLL files may not be found or registered if the Microsoft Updates engine is not installed.
2. Save As WinReset.Bat Close the notepad.
3. Double click on the file to execute and then a command prompt will appear and ask to press any key.
4. Press any key to continue the process.
5. You will be prompted to click OK a few times. Proceed by clicking on the OK button.
6. After the message shows "Reset Complete", restart your computer.
7. Try to do Windows update again.
Read More...
Membuat Firefox Seperti IE7 Vista
Theme default Firefox Windows Vista tidak menyatu dengan semua yang ada di situ. Dengan bantuan beberapa add-ons, Anda bisa membuat tampilan Firefox mirip dengan IE7.
1. INSTALASI VISTA-AERO
Untuk mendapatkan tampilan tersebut, hal pertama yang akan kita lakukan adalah menginstalasi dua add-ons Firefox. Add-on pertama yang akan kita instalasi adalah theme bernama Vista-aero. Jalankan Firefox dan kemudian buka link berikut: https://addons.mozilla.org/en-US/fi refox/addon/4988. Setelah instalasi, pada menu Tools, klik Add-ons. Klik tab Themes, klik Vista-aero, dan kemudian klik Use Theme. Tutup dan jalankan lagi Firefox untuk menggunakan theme yang baru.
2. INSTALASI PERSONAL MENU
Selanjutnya instalasi Personal Menu (https://addons. mozilla.org/en-US/firefox/addon/3895) supaya kita bisa menyembunyikan menu pada Menus Toolbar (bahkan keseluruhan Menus Toolbar), dan mendesain menu sendiri dengan hanya beberapa setting. Setelah instalasi, klik Restart Firefox. Hal pertama yang akan Anda lihat adalah menu telah berpindah. Posisinya sekarang sama dengan lokasi menu bar pada IE (pada waktu Anda menekan tombol [Alt]). Perlu Anda catat bahwa tombol shortcut masih tetap bekerja seperti biasa (Ctrl+S, Ctrl+T, Ctrl+O, dan seterusnya).
3. SEMBUNYIKAN MENUS TOOLBAR
Untuk menyembunyikan Menus Toolbar (dengan Personal Menu), klik kanan di sembarang tempat pada Navigation Bar (tombol Home merupakan pilihan yang cocok). Anda akan melihat item baru pada menu bernama “Menus Toolbar”. Ini akan memungkinkan Anda untuk menyembunyikan menu. Jika semua menu, Menu Bar atau Menus Toolbar tersembunyi, Anda bisa menampilkannya kembali dengan menggunakan Hotkey: Ctrl+Alt+Shift+S.
4. ATUR TAMPILAN MENU
Pada waktu mengklik kanan, Anda juga akan melihat item baru bernama Menus, Edit This Menu. Jika Anda memilihnya, Anda akan melihat kotak dialog seperti tampak pada gambar, dari situ Anda bisa mengatur menu yang ditampilkan pada waktu melakukan klik kanan yang sama. Anda bisa langsung ke menu jika mau (atau Anda bisa menggunakan tombol shortcut). Di sini kita hanya menggunakan tombol shortcut untuk menampilkan menu, dan tidak mengutak-atik semua hal yang lain.
5. ATUR PERSONAL MENU
Jika Anda perhatikan, setelah menginstalasi Personal Menu, di situ terdapat tiga item tambahan pada bagian kanan Navigation Toolbar, yaitu Bookmarks, History, dan Menu. Untuk mengatur Personal Menu, klik Menu, dan kemudian klik Edit This Menu. Pada kotak dialog Personal Menu Options, tentukan item yang ingin ditampilkan pada tombol Menu tersebut dan/atau hal lainnya yang berhubungan dengan Personal Menu.
6. SEMBUNYIKAN ITEM LAIN
Supaya lebih mirip dengan IE7, sembunyikan Bookmarks Toolbar, item Home, Bookmarks, History, dan jika perlu item Menu pada Navigation Bar. Klik kanan di sembarang tempat pada Navigation Bar, dan kemudian hilangkan tanda centang ([1]) pada Bookmarks Toolbar. Klik kanan lagi di sembarang tempat pada Navigation Bar, dan kali ini pilih Customize. Seret item pada Navigation Bar ke jendela Customize Toolbar.
Info: www.pcmedia.co.id
Read More...


